[NEWS] BSD City Akan Menjadi Integrated Smart Digital City


Liputan6.com, Jakarta Sinar Mas Land menargetkan BSD City bakal menjadi pionir kota pintar berbasis digital yang terintegrasi (integrated smart digital city). Hal ini dilakukan menyusul perubahan pola kehidupan penghuni BSD City yang mengikuti perkembangan teknologi.
Untuk itu, Sinar Mas Land melakukan inovasi lewat implementasi pelayanan ICT (Information Communications Technology) yang telah jadi salah satu kebutuhan masyarakat dunia modern.

Irvan Yasni, Chief Technology Officer Sinar Mas Land menjelaskan, pengembangan BSD City tidak hanya sebatas membangun utilitas dan infrastruktur publik, atau akses broadband internet.
Lebih dari itu, Sinar Mas Land berupaya menyusun dan menempatkan jaringan terintegrasi yang membantu perencanaan kota dan kehidupan masyarakat dalam mengakses fasilitas, kesehatan, transportasi, makanan, hiburan hingga bangunan.
Dia menambahkan, kota yang sukses dan berkembang adalah kota yang dapat memberdayakan informasi untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan. Inilah yang akan dimaksimalkan di BSD City.

“Para penghuni mendapat kemudahan sehingga bisa membayar tagihan dari rumah, tempat kerja, atau sekolah. Selain itu tersedia pula informasi lalu lintas real-time, sehingga memudahkan perencanaan perjalanan atau memilih transportasi umum. Dengan demikian, terjadi efisiensi penggunaan transportasi yang dapat mengurangi emisi,” kata Irvan seperti ditulis Rumah.com, Rabu (20/4).

Dia mengatakan, mewujudkan BSD City sebagai integrated smart digital city membutuhkan persiapan khusus, seperti infrastruktur yang telah disiapkan sejak 2014 dengan pemasangan fiber optic di BSD Timur. Juni ini, infrastruktur di BSD Barat diharapkan telah rampung, sehingga seluruh area BSD City terkoneksi jaringan fiber optic.

Selain itu, BSD City mulai menyediakan aplikasi mobile yang terintegrasi dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat BSD City. Aplikasi tersebut berupa e-wallet, community platformloyalty programs, dan business performance management solutions.

Aplikasi mobile yang terintegrasi diharapkan dapat memberikan kemudahan informasi dan transaksi bagi para penghuni BSD City, seperti pembayaran sewa bagi para tenant, hingga booking di restoran di area BSD City.

Masyarakat BSD City dapat melakukan transaksi selama 24 jam dengan bermodalkan smartphone, mulai dari membeli barang kebutuhan sehari-hari, reservasi liburan, memesan tiket konser dan bioskop, membeli tiket pesawat atau kereta.

“Fase pertama yang dilakukan BSD City adalah membuat beberapa mobile apps, mulai yang standar hingga yang ditujukan untuk community services seperti surveillance camera untuk keamanan atau memantau traffic. Tahun ini, penghuni sudah dapat melihat dan membayar bill atau membeli tiket dengan aplikasi ini,” terang Irvan.

Sumber : Liputan 6

No comments

Powered by Blogger.